4 Sep 2010

Musik dan Reproduksi Massal Dunia Modern

Musik di masa sekarang adalah musik yang berumah dalam sistem masyarakat modern. Suatu masyarakat di mana kebebasan sudah dianggap sebagai suatu yang biasa serta hasrat akan kepemilikan kuat sekali terasa. Semakin kita memiliki semakin kita bahagia. Itulah kita, yang dengan sinis sering orang sebut-sebut sebagai masyarakat konsumen.

Musik sekarang adalah musik yang dikasetkan. Artinya ia telah menjadi suatu produk seni untuk mengkontraskannya dengan karya seni­. Apa yang disebut sebagai produk seni tidak lain adalah reproduksi atas karya seni, yaitu musik. Demikianlah kaset, yang terdapat di toko-toko, adalah reproduksi dari karya seni musik.

Hal ini adalah sesuatu yang patut disyukuri. Dengan dilakukannya proses reproduksi massal atas karya seni, “karya seni” itu menjadi mudah diperoleh. Dengan kata lain kita menjadi lebih terbuka terhadap terpaan karya seni. Dengan banyaknya kopian yang tersedia, kita bisa mengkonsumsi setiap saat: di kamar, di bis kota, di sekolah, dan lain-lain.

Dengan membuat banyak reproduksi, proses ini mengganti kehadiran karya seni yang unik. Reproduksi massal mengatasi apa yang tidak dapat dilakukan oleh karya seni yang direproduksinya itu. Produk seni memperluas dan mempermudah akses dalam penikmatan atas suatu karya seni. Setiap kopian mampu menjangkau pendengar dengan cara yang mempribadi. Di samping itu produk tersebut hadir dengan menawarkan suatu kebebasan penuh bagi cara pemerlakuan atas dirinya pada setiap penikmat seni. Seperti halnya poster Moshing-nya Kurt Cobain yang ditempel di kamar, ketepatan gambarnya tak perlu diragukan karena ia hasil mesin cetak.

Namun demikian ada hal yang sedikit berbeda dalam kasus karya seni musik. Dalam hal musik, lembaga reproduksi massal atas karya seni dengan sedemikian rupa membuat kita tidak dapat membedakan mana karya seni dan mana produk seni. Dengan begitu, persoalan tentang cara membedakannya menjadi membingungkan. Begitulah posisi seni musik dalam dunia modern. Musik menjadi karya seni yang ditranformasi menjadi karya seni yang dirancang agar dapat direproduksi.

Dan aura dari karya seni musik tersimpan dalam memori para penciptanya.


written by: Achmad Alfansuri (2007)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar